Postingan

Menampilkan postingan dengan label Islam

Saat Upaya Preventif Justru Membuka Celah: Paradoks Narasi Salafi terhadap Syiah di YouTube Pasca Konflik Iran-Israel

Gambar
  Bayangkan Anda seorang dokter yang datang ke kerumunan orang yang sedang menangis karena menyaksikan kebakaran besar di kampung tetangga. Di tengah kesedihan itu, alih-alih ikut berduka atau membantu memadamkan api, Anda justru berteriak: "Hati-hati, jangan minum obat tradisional!" Apa yang terjadi? Kemungkinan besar, orang-orang itu bukan hanya mengabaikan Anda—mereka akan marah, dan sebagian mulai bertanya-tanya: sebenarnya dokter ini berpihak pada siapa? Inilah, kira-kira, yang terjadi di kolom komentar YouTube Indonesia pasca konflik Iran-Israel 2026. Sebuah penelitian akademis menganalisis 2.689 komentar dari enam video YouTube bertema Salafi-Syiah dan menemukan sesuatu yang mengejutkan: semakin keras kelompok Salafi mengkampanyekan bahaya Syiah, semakin kuat pula simpati netizen terhadap Syiah. Pesan yang dimaksudkan sebagai vaksin justru berfungsi sebagai katalis. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Ketika Iran melancarkan serangan ke Israel pada awal 2026, mayoritas Muslim...

Mencermati Arti Mukjizat Al-Quran dari Segi Bahasa

Gambar
Diri kita terdiri dari dua hal yaitu jasad dan ruh. Jasad harus diberi gizi yang cukup untuk tumbuh kuat dan gizinya berbentuk materi seperti makanan dan minuman. Begitu juga dengan ruh yang membutuhkan asupan gizi, namun gizinya bukan berbentuk materi melainkan maknawi yaitu hidayah. Sebagaimana Allah memudahkan kita untuk mendapatkan asupan gizi materi bagi jasad kita, Allah juga telah memudahkan kita untuk mendapatkan hidayah itu sebagai asupan gizi maknawi bagi ruh kita, dengan cara diutusnya para rasul untuk menuntun manusia kepada jalan yang benar dan juga diberikan pula pada manusia akal sehat agar mudah untuk meyakini apa yang dibawakan oleh para rasul. Para rasul diutus kepada kaum yang sudah mulai melenceng dari jalan yang benar, seperti kaum Nabi Nuh yang sejak 10 abad menyembah Allah lalu kemudian mereka berpaling menuju penyembahan patung akibat perilaku mereka yang berlebihan terhadap orang saleh, maka Allah pun mengutus Nabi Nuh untuk mengembalikan mereka menuju penyem...

Ramadhan Di Mata 2 Kriteria Penyambutnya

Gambar
Setiap muslim pastilah akan menunggu-nunggu bulan yang suci ini, baik dia terpaksa ataupun suka rela, baik dia mencari pahala ataupun kesenangan belaka. Yang jelas, bulan Ramadhan begitu spesial di hati umat Islam seluruhnya. Dan kini kita telah menginjakkan kaki di bulan yang penuh berkah ini. Marilah kita sejenak merenungkan sebuah perkara yang tak pernah kembali lagi, waktu. Berapakah umurmu? Belasan atau puluhan? Telah berulang kali Ramadhan datang menghampirimu bersama kita nikmati bulan itu dengan orang-orang yang kita cintai yang mungkin Ramadhan kini dia telah tiada. Saat Ramadhan pergi, kita menunggu dan tak terasa datang lagi dan pergi lagi. Apakah kita menyambut Ramadhan hanya sebatas event tahunan yang bergulir begitu saja tanpa ada bekas di diri kita? Seakan kita tak menyadari bahwa waktu berjalan secepat kilat dan setiap kali umur bertambah maka itu pun berkurang dan semakin dekat dengan kematian. Sudah menjadi hakikat bahwa Ramadhan tahun lalu hanya menjadi kenangan mani...

Manipulasi Angka (Mencari Esensi Ujian dan Meluruskan Keliru)

Gambar
Diangkat dari pengalaman selama 12 tahun duduk di bangku sekolah formal yang dipenuhi formalitas dibandingkan kualitas dan integritas. Setiap penghujung semester, para siswa dihadapkan pada ujian-ujian sebagai tolak ukur untuk menghitung sejauh mana siswa tersebut memahami setiap pelajaran. Sebuah langkah yang bagus karena dapat mendorong siswa untuk belajar dan mengulang ilmu yang telah dipelajarinya. Tapi, ilmu itu dirusak dengan angka-angka untuk meningkatkan kualitas sekolah dan namanya di mata umum sebagai “sekolah favorit”. Ujian yang sejatinya ditujukan untuk mengukur keilmuan siswa telah dicoreng oleh penjualan nama baik sekolah. Selama aku mengikuti ujian dari SD sampai SMA, telah banyak kumenemukan kejanggalan-kejanggalan yang membuatku di satu sisi menguntungkan dan di sisi lain memalukan. Kecurangan kerap kali terjadi seperti pemberian soal-jawaban sebelum hari-hari ujian, pembolehan berdiskusi saat ujian, guru pengampu memberitahu jawaban tatkala ujian, atau melarang b...